Jumat, 25 Januari 2013

Cerita Dewasa | Puncak Birahi Yang Membara

 Cerita Dewasa | Puncak Birahi Yang Membara | Topik Terbaru

  Cerita Dewasa | Puncak Birahi Yang Membara | Topik Terbaru  : Puncak Birahi Threesome ini adalah pengalaman threesome atau swing bersama rekannya. bagi anda pecinta perilaku atau yang ingin mengetahui perilaku threesome atau swing, berikut cerita dewasa seks "puncak birahi threesome' selengkapnya :

Aku dan isteri melakukan threesome untuk yang pertama kalinya dengan salah seorang rekan cowok yang kebetulan satu kota dengan ku. Teman tersebut mengajak ku untuk swing. Tentu saja ku sambut tawaran itu. Maklum sebenarnya swinglah yang aku ingin kan untuk pertama kalinya. Namun ada yang harus kami lakukan sebelum melaksanakan swing, yakni mengatur strategi untuk mengajak Ida (nama isteri rekan ini). Sebab Ida tidak pernah melakukan 3some ataupun swing.

Nah lo…! Ada PR untuk aku. Sedangkan dari isteri ku, aku sangat yakin bahwa isteri ku akan bersedia, meski aku tahu bakalan ada syaratnya yakni lawan “main” nya adalah yang sesuai dengan selera isteri ku. I am The lucky man. Dibalik kecantikan wajahnya dan kemolekan tubuhnya, tersimpan segudang hasrat untuk melakukan variasi sex yang luar biasa. Yah…tentu saja semuanya berkat kegigihan ku untuk membujuknya meski butuh waktu 1 tahun lebih.

Strategi pun kami dapatkan setelah bermusyawarah ( Emangnya cuman anggota dewan aja yang bermusyawarah ) antara aku, isteri ku dan rekan ini. Isteri ku nakal juga ya. Awas gak boleh ngeledek. Tepat pada waktu yang telah dijanjikan, mobil yang kami tumpangi pun berjalan di tengah keramaian kota pada malam hari. Tujuan pertama adalah menitipkan kedua orang anak kami sama eyangnya. ( Itulah gunanya eyang.
Selanjutnya kami berempat menuju sebuah hotel bintang 3. Bukan check in lo, tapi ke ruangan karaoke. Kalau langsung check in, ntar skenarionya jadi buyar. Dengan sabarnya, operator mengajarkan kepada kami bagaimana cara menyetel lagu2. Selesai ! Operator pun keluar dari ruangan. Minuman pun sudah tersedia. Gak ada alkohol-an, maklum kami orang baik-baik. Aksi pun kami jalankan.

Usai menyanyikan 2 buah lagu, aku mulai aksi ku dengan mencium kening isteri ku tercinta di depan rekan ini dan Ida isteri nya. Sejurus kemudian ciuman ku turun ke pipi. Ciuman berikutnya mendarat di bibir isteri ku. Kami pun saling melumat, saling jilat, saling raba. Tapi gak bisa lebih, sebab isteri ku lagi datang bulan. Terdengar desahan isteri ku disela-sela suara musik. Kayaknya isteri ku sengaja mengeraskan desahannya agar Ida jadi ikutan terangsang. Benar saja, beberapa menit kemudian rekan ini terlihat sudah melumat bibir isteri tercintanya. Rencana pertama berjalan dengan mulus. Selanjutnya rekan ini mengajak isteri ku untuk berdansa berdua di depan layar meski aliran musiknya adalah music Pop.

Dicocok-cocok kan aja gitu. Rekan ini memeluk isteri ku dengan hangatnya. Begitu juga isteri ku turut memeluk rekan ini. Sesekali pipi mereka bersentuhan cukup lama. Terkadang hidung mereka yang bersentuhan. Entah apa yang ada di fikiran mereka. Meski remang-remang, tapi terlihat mereka saling bertatapan. Sementara aku dan Ida hanya duduk di sofa memperhatikan mereka berdua. Meski ragu-ragu aku pun mencoba duduk agak lebih dekat dengan Ida dan mengajak nya ngobrol. Jujur saja, aku belum berani untuk menyentuhnya.

Setelah beberapa lama kami ngobrol, pandangan ku pun beralih ke isteri ku tercinta. Woouww…!!!! Ternyata isteri ku sudah menanggalkan baju kaos seksi nya. Aku kehilangan momen untuk menyaksikan saat-saat isteri ku melepaskan bajunya dihadapan laki-laki lain. Padahal itulah momen yang paling aku nantikan. Karena birahi ku bisa bangkit dibuatnya. Tapi ya sudah, mau bilang apa lagi. Sekarang Isteri ku hanya mengenakan bra warna hitam dan celana jeans ketatnya saja. Isteri ku yang tidak berperut dengan pantat yang indah serta kulitnya yang lembut tampak begitu mempesona. Terlebih lagi melihat ia sedang dalam pelukan laki-laki lain sambil berdiri.

Aku jadi terangsang juga melihatnya. Ku ajak Ida untuk ikut berdansa. Syukur ia mau. Ku peluk Ida erat-erat. Ku coba melepaskan bajunya. Lagi-lagi ia tidak keberatan. Kini ia sudah sama dengan isteri ku, tidak memakai baju. Ku alihkan pandangan ku ke isteri ku. Ya ampun, aku kehilangan satu momen lagi. Ternyata isteri ku sudah melepas bra nya pula. Siapakah yang melepaskannya, isteri ku sendiri, atau lelaki yang memeluknya ? Mereka masih tetap berpelukan sambil berdansa. Sesekali lelaki ini meremas-remas payudara isteri ku bahkan menjilatinya. Isteri ku tampak menggelinyang menahan rasa nikmat yang timbul pada dirinya.
Aku tidak mau ketinggalan, kini aku sudah berani melepaskan bra Ida. Click…satu petikan saja bra hitam itu pun berhasil aku lepaskan. Mulai ku remas-remas sepasang payudara milik Ida. Ku putar-putar puttingnya, sesekali ku jilat. Sejurus kemudian aku telah melumat bibir Ida. Ku mainkan lidah ku didalam rongga mulut isteri orang. Meski tidak mendesah, ia tetap membalas lumatan ku. Lidah kami saling beradu hingga menimbulkan getaran-getaran yang penuh nikmat.

Tiba-tiba rekan ini melepaskan pelukannya dari isteri ku untuk selanjutnya melayani isterinya sendiri. Tentu saja aku mundur dan beralih memeluk isteri ku sendiri. Bibir kami pun saling melumat. Tangan isteri ku mulai meremas-remas batang kemaluanku yang sudah mengeras dari luar celana ku. Ku bimbing isteri ku tercinta untuk melayani ku di atas sofa. Dengan cekatan isteri ku mulai melepaskan satu persatu semua pakaian yang aku kenakan.

Aku duduk diatas sofa, sedang istri ku mengambil posisi jongkok di lantai dan siap untuk mengulum k****l ku. Slurrppp…..! k****l ku kini sudah berada didalam mulut isteri ku. Dengan nakalnya ia mulai menggerakkan kepalanya turun naik. Tentu saja aku merasakan kenikmatan yang luar biasa. Terkadang isteri ku menjilat-jilat batang kemaluanku hingga ke pangkalnya seperti sedang menjilat es krim. Ditempelkannya bibirnya ke kepala k****l ku, sejenak kemudian tangan kanannya mengocok-ngocok k****l ku seakan-akan meminta aku untuk menumpahkan air mani ku di mulutnya. Sedangkan tangan kirinya memainkan putting susu ku. Woww…nikmatnya luar biasa.

Beralih ke rekan ini. Mereka telah berada di atas sofa. Sang isteri duduk diatas sofa, sementara sang suami jongkok tepat menghadap memek isteri nya. Dengan leluasanya ia mulai menyantap “hidangan” yang disajikan isterinya. Sang isteri tampak menikmati setiap sentuhan yang diciptakan oleh suaminya. Puas melakukan oral, tanpa dikomandoi, Ida pun mengambil posisi menyandar di sofa dan membuka lebar-lebar kedua pahanya sebagai tanda mempersilahkan “masuk”. Blesss…dalam sekejap saja k****l lelaki ini telah berada didalam lubang kenikmatan isteri nya.

Sementara aku hanya bisa puas dengan kuluman isteri ku saja sambil meremas-remas payudara isteri ku. Maklum, lagi datang bulan. He..he. Meski demikian aku tetap bisa merasakan kenikmatan yang diberikan isteri ku. Benar-benar hebat isteri ku. Rekan ini mulai memompa tubuh isteri nya. Cepat sekali gerakannya, maklum sudah 20 tahun menikah. Jadi sudah hafal diluar kepala. Hua..hua..hua.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar